Jump to content

Daftar Komponen

From IoT Colabs Wiki
Revision as of 12:43, 23 April 2026 by Colabs Admin (talk | contribs) (Sensor Mounting Structures)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Board

Ketika kita membongkar perangkat elektronik di sekitar kita, mulai dari smartphone hingga microwave, kita akan menemukan sebuah papan hijau dengan jalur-jalur tembaga yang rumit dan berbagai komponen kecil yang tertempel rapi di atasnya. Inilah yang disebut Printed Circuit Board atau PCB, sebuah papan sirkuit yang menjadi tulang punggung hampir semua perangkat elektronik modern.

Proses pembuatan PCB custom dimulai dari ide di atas kertas hingga menjadi board fisik yang siap digunakan. Perancangan melibatkan penentuan ukuran board, penempatan komponen, routing jalur koneksi, dan berbagai pertimbangan teknis lainnya yang akan mempengaruhi performa akhir sistem IoT kita. Memahami dasar-dasar PCB custom akan membuka wawasan tentang bagaimana hardware IoT benar-benar bekerja di balik layar.

Printed Circuit Board (PCB)

Printed Circuit Board (PCB) hasil cetak ini merupakan PCB Custom yang dirancang khusus untuk memfasilitasi integrasi berbagai sensor. Semua jalur dan komponen disesuaikan agar praktis digunakan di lapangan, mudah dipasang, dan tahan terhadap lingkungan luar ruangan (outdoor).

PCB Hasil Cetak


Layout dan Form Factor

●       PCB dirancang dengan form factor persegi panjang agar mudah dipasang di dalam box (durabox).

●       Memiliki lubang baut di setiap sudut untuk pemasangan yang kokoh di dalam casing.

●       Semua konektor sensor diletakkan di tepi PCB untuk memudahkan perakitan dan pemeliharaan.

Komponen Utama

Pada Printed Circuit Board (PCB) custom, terdapat beberapa komponen utama yang berfungsi untuk memastikan sistem dapat bekerja stabil, efisien, dan terintegrasi dengan baik antara mikrokontroler, sensor, serta modul pendukung lainnya. Berikut komponen yang umumnya digunakan:

  1. Pin header Male dan Female
    • Digunakan untuk menghubungkan modul elektronik dengan PCB custom
    • Dipasang untuk modul ESP32, LoRa, pH, DO, Salinitas, dan INA219
  1. Konektor Terminal Block
    • Digunakan untuk koneksi sensor maupun sumber daya
    • Terminal block memudahkan proses instalasi kabel, karena cukup dengan melakukan cabut pasang konektor.
    •  Dipasang untuk modul sensor Temperatur air, BME280, DHT22, Ultrasonik dan ina219

ESP32

Modul ESP32 merupakan komponen utama dalam sensor cuaca ini, modul ini berperan sebagai mikrokontroler yang mengelola pembacaan data dari sensor, memproses informasi dan mengirimkan data ke server monitoring.

ESP WROOM DevKit 4

Part Sensor

pH

Sensor pH yang digunakan adalah DFRobot Analog pH Sensor/Meter Kit V2. Sensor pH ini dirancang untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan (pH) air. Sensor ini cocok digunakan dalam aplikasi monitoring air seperti tambak, hidroponik, limbah, atau sistem akuakultur, karena mampu memberikan pembacaan pH secara real-time dan relatif stabil.

Module pH Sensor DFRobot
Probe pH

DO

Sensor DO menggunakan DFRobot Analog Dissolved Oxygen Sensor. Sensor ini dapat mengukur kadar oksigen terlarut (DO – Dissolved Oxygen) dalam air. Oksigen terlarut merupakan salah satu parameter penting untuk menentukan kesehatan air pada budidaya perikanan, pertanian air, atau tambak.

Module Dissolved Oxygen DFRobot

Sensor ini menghasilkan sinyal analog yang sebanding dengan konsentrasi DO dan dapat dihubungkan ke mikrokontroler seperti ESP32 untuk proses monitoring dan logging data.

Probe Dissolved Oxygen DFRobot

Modul ini berfungsi untuk mengubah sinyal dari probe menjadi sinyal voltage yang dapat dibaca di mikrokontroler.


Salinitas

Sensor Salinitas yang digunakan adalah DFRobot Analog Electrical Conductivity (EC) Sensor / Meter (K=10). Sensor ini digunakan untuk mengukur tingkat konduktivitas listrik dalam air yang berkorelasi langsung dengan jumlah garam terlarut. Sensor ini cocok digunakan dan diaplikasikan untuk monitoring pada air laut dan tambak.

Module Salinitas DFRobot

Modul ini berfungsi untuk mengolah sinyal dari probe menjadi tegangan analog yang dapat dibaca oleh mikrokontroler.

Probe Salinitas DFRobot

Probe elektroda dengan konstanta sel K=10, khusus untuk rentang konduktivitas tinggi seperti air laut atau air tambak asin.

Tinggi Muka Air

Sensor tinggi muka air menggunakan A01NYUB V2 Ultrasonic Waterproof Sensor. Sensor ini merupakan sensor ultrasonik yang digunakan untuk mengukur tinggi muka air atau jarak permukaan cairan ke sensor secara non-kontak. Cara kerja sensor yaitu mengirimkan gelombang ultrasonik ke permukaan air dan mengukur waktu pantulan kembali untuk menghitung jarak.

Waterproof Ultrasonic

Temperatur Air

Sensor temperatur air menggunakan DS18B20, sensor ini merupakan sensor digital suhu yang digunakan untuk monitoring suhu air dan mudah diintegrasikan dengan mikrokontroler. Versi yang digunakan adalah tipe waterproof yang dilapisi stainless steel, cocok diaplikasikan untuk pengukuran suhu air tambak, laut dan lingkungan luar ruangan lainnya.

Sensor Temperatur Air DS18B20

Temperatur Lingkungan

Sensor yang digunakan adalah Digital Humidity and Temperatur (DHT) tipe DHT22. Sensor ini merupakan sensor digital suhu dan kelembaban yang memiliki akurasi cukup baik, mudah digunakan dan mudah didapatkan.

Sensor Temperatur Udara dan Kelembaban DHT22

Sensor lain yang digunakan adalah BME280 merupakan sensor suhu dan kelembaban yang memiliki fungsi lain yaitu tekanan udara, dari sensor tekanan udara dapat kita konversikan menjadi ketinggian permukaan. Sensor ini dapat digunakan untuk memantau lingkungan luar atau lingkungan di dalam box.

Sensor Temperatur Udara, Kelembaban, dan Tekanan BME280

Relay

Relay 1 Channel 5V adalah modul saklar elektronik yang dikendalikan dengan sinyal tegangan 5V untuk menghubungkan atau memutuskan beban listrik hingga AC 250V/10A atau DC 30V/10A. Memiliki terminal NO (Normally Open), NC (Normally Closed), dan COM (Common) untuk konfigurasi sambungan, serta pin DC+, DC-, dan IN untuk catu daya dan sinyal kontrol. Cocok digunakan dalam proyek otomasi dan kontrol beban berdaya besar dengan arus kendali kecil.

Relay Module

Voltage Meter

INA219 adalah modul sensor yang berfungsi mengukur tegangan, arus, dan daya pada suatu rangkaian. Sensor ini membaca tegangan sumber (bus voltage) dan tegangan jatuh pada resistor shunt (shunt voltage) untuk menghitung arus, lalu mengalikan nilai tegangan dan arus untuk memperoleh daya. Cocok digunakan untuk monitoring baterai, catu daya, dan proyek IoT.

Sensor Voltase INA291

Power

Sistem power pada perangkat IoT berfungsi sebagai sumber energi utama yang menjaga seluruh komponen dapat bekerja dengan stabil, baik di lapangan maupun dalam kondisi cuaca yang bervariasi. Pada sistem power ini terdiri dari beberapa komponen

Step Down

Step Down DC to DC USB Converter 6V-24V to 5V 3A adalah modul konversi tegangan yang mengubah input DC 6–24V menjadi output stabil 5V hingga 3A, cocok untuk catu daya perangkat USB. Dilengkapi proteksi tegangan balik, indikator output LED merah, frekuensi switching 500kHz, dan desain ringkas sehingga ideal untuk proyek elektronik dan aplikasi portable.

Step Down DC to DC USB Converter 6V-24V to 5V 3A

Buck Boost

XL6009 Auto Boost Buck Adjustable adalah modul konverter DC to DC yang dapat menaikkan (step up) atau menurunkan (step down) tegangan secara otomatis, dengan input 5–32V DC dan output 1.2–35V DC yang stabil meski tegangan input berubah. Mendukung arus output hingga 1.5A, efisiensi hingga 94%, frekuensi switching tinggi 400kHz, dan keluaran rendah 30mV, cocok untuk berbagai aplikasi catu daya elektronik.

XL6009 auto Boost Buck Adjustable

Baterai

Baterai 18650 adalah baterai isi ulang berjenis Li-ion berbentuk silinder dengan ukuran ±18 mm diameter dan 65 mm panjang. Umumnya memiliki tegangan nominal 3,6–3,7V dan kapasitas 1800–3500mAh. Banyak digunakan pada power bank, senter, laptop, e-bike, dan proyek elektronik karena kepadatan energi tinggi, umur pakai panjang, serta kemampuan menyediakan arus besar.

Battery 18650 2500mAh

Solar Panel

Solar panel 10Wp adalah panel surya berdaya 10 Watt yang mengubah energi matahari menjadi listrik DC, umumnya menghasilkan tegangan sekitar 17–18V pada kondisi optimal. Cocok untuk mengisi baterai kecil, sistem penerangan, atau proyek IoT bertenaga surya. Memiliki ukuran compact, efisiensi tinggi, dan tahan terhadap cuaca luar ruangan.

Solar Panel @ 10wp

BMS

BMS (Battery Management System) 2S 8A adalah papan pengatur dan pelindung baterai Li-ion 7,4V (maks. 8,4V) yang mengontrol proses pengisian dan pengosongan. Dilengkapi fitur proteksi overcharge, over-discharge, arus berlebih, dan korsleting, dengan kapasitas arus kerja hingga 8A dan arus puncak 16A. Berukuran ringkas (4.1×0.8 cm), BMS ini menjaga kinerja dan memperpanjang umur baterai hingga lebih dari 30.000 jam.

Battery Management System

Network

LoRa

LoRa SX1276 915MHz (RFM95W) adalah modul komunikasi nirkabel berdaya rendah dan jangkauan jauh yang bekerja pada frekuensi 915 MHz. Menggunakan teknologi LoRa untuk mengirim data jarak hingga beberapa kilometer dengan konsumsi daya minimal, cocok untuk aplikasi IoT, sensor jarak jauh, dan sistem monitoring. Mendukung antarmuka SPI, modul ini ideal untuk integrasi dengan mikrokontroler seperti Arduino, ESP32, atau Raspberry Pi.

Lora WRV-RFM95W

Antena Lora

Antenna Lora 915MHz

Pigtail Extender

Pigtail extender adalah kabel perpanjangan antena berukuran pendek yang menghubungkan modul RF atau perangkat nirkabel ke antena eksternal. Umumnya menggunakan konektor seperti SMA, RP-SMA, atau U.FL di kedua ujungnya, pigtail ini memudahkan penempatan antena pada posisi optimal untuk meningkatkan kualitas sinyal tanpa memindahkan perangkat utama.

Pig Tail Extender

Cabling

Pada sistem sensor, pemilihan jenis kabel sangat penting untuk memastikan kestabilan koneksi listrik maupun transmisi data. Pemilihan jenis kabel harus disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan, baik untuk jalur sinyal sensor maupun jalur distribusi daya. Beberapa jenis kabel yang digunakan antara lain:

  • Kabel AWG (3 dan 4 kabel)
  • Jumper
  • Kabel serabut NYAF (0.75mm dan 2.5mm)
Kabel-kabel pendukung

Kabel AWG (3-Kabel)

Kabel AWG (3-kabel) umumnya dipakai pada sensor yang hanya memerlukan satu jalur data. Kabel jenis ini biasanya terdiri dari 3 inti (misalnya: merah, hitam, kuning) yang digunakan untuk:

  • VCC (daya +)
  • GND (ground)
  • Sinyal data

Kabel AWG (4-Kabel)

Kabel AWG (4-Kabel) sering dipakai pada sensor berbasis I2C atau sensor yang membutuhkan dua jalur komunikasi data. Kabel ini memiliki 4 inti (misalnya: merah, hitam, kuning, hijau) yang digunakan untuk:

  • VCC (daya +)
  • GND (ground)
  • Data SDA
  • Data SCL

Kabel Serabut Jembo NYAF

2,5 mm, 0.75 mm

Casing

Casing Legrand IP55 Weatherproof adalah kotak pelindung peralatan listrik yang tahan terhadap debu dan percikan air dari segala arah, sesuai standar perlindungan IP55. Terbuat dari material berkualitas tinggi yang kuat, anti-korosi, dan tahan cuaca ekstrem, casing ini cocok digunakan di lingkungan luar ruangan maupun area industri.

Casing Ultrasonic
Casing PCB dan Baterai Legrand IP55 weatherproof
Casing Durabox IP66 Certified
Casing Durabox IP66 Certified Tampak Dalam